“Gadis Kecil yang Selalu Disayang”


“Gadis Kecil yang Selalu Disayang”

 

Lisa namannya, lisa adalah seorang anak perempuan yang berusia 5 tahun, lisa ialah anak perempuan yang memiliki kulit yang putih dan bersih, banyak orang yang suka dan gemas kepada lisa, tidak sedikit orang ingin memiliki anak seperti lisa, tidak hanya memiliki kulit putih lisa pun memiliki sikap dan sifat yang menggemaskan semua oramg yang melihat tingkah lakunya.
Lisa adalah anak terakhir dari 3 bersaudara ia memiliki 2 orang kakak, ia memiliki 1 orang kakak laki-laki dan 1 orang kakak perempuan, lisa tinggal bersama kedua orang tuanya, kakaknya, dan kakak sepupu lisa di rumah yang di diami oleh mereka, lisa tinggal di salah satu rumah yang ada di salah satu perumahan yang ada di Sulawesi, dan inilah kisah lisa…
Waktu menunjukkan pukul 6 pagi yang dimana lisa dibangunkan untuk bersiap-siap berangkat sekolah, ketika lisa sudah siap untuk berangkat, seperti biasa lisa dan keluarganya berkumpul di meja makan untuk menyantap makan pagi yang sudah disiapkan oleh orang rumah lisa, setelah makanan yang mereka santap telah habis, mereka pun bersiap untuk pergi seperti ayah lisa yang pergi bekerja, kakak-kakak lisa yang pergi kesekolah dan ibu lisa yang pergi  ke warung makan yang ia buat untuk membantu perekonomian keluarga.
Lisa pun pergi ke sekolah, lisa bersekolah disalah satu TK yang ada di Sulawesi, lisa diantar oleh kakak sepupu ia, sesampainya di TK lisa pun belajar seperti biasa, setelah waktu belajar  telah habis lisa pun di jemput oleh kakak sepupunya, sampainya di rumah lisa mengganti baju sekolahnya dengan bantuan kakak sepupu lisa, lisa diasuh oleh kakakn sepupu lisa yang ada dirumah lisa, hal ini dikarenakan kedua orang tua lisa yang sibuk dalam mencari rezeki, tapi hal tersebut tidak menghalangi kasih sayang yang di berikan orang tua lisa kepada lisa walaupun tidak setiap saat lisa diasuh oleh kedua orang tuanya.
Setelah lisa sudah mengganti bajunya dan kakak sepupu lisa pergi kedapur untuk mengambilkan minum dan makan untuk lisa, betapa terkejutnya lisa mendengar suara kakak sepupu ia yang berteriak dari dapur, lisa pun lari ke dapur untuk melihat ada apa yang membuat kakak sepupu ia berteriak, betapa terkejutnya lisa melihat ular yang besar ada di dapur rumahnya, kakak sepupu lisa langsung mendekati lisa yang sedang ketakutan dan menangis, kakak sepupu lisa mencoba menenangkan lisa sambil memanggil orang untuk minta tolong, sayangnya tidak ada orang di rumah lisa, lisa semakin menangis dan ketakutan ketika ular itu mendekati lisa dan kakak sepupu lisa, mereka pun pasrah dengan keadaan jika hal terburuk tejadi, tidak lama om lisa pun datang dan langsung mendatangi mereka, ular tersebut semakin mendekat dan hampir mematuk kaki kakak sepupu lisa dan lisa, om lisa pun langsung mencari benda yang bisa menjauhkan ular tersebut dari mereka, ketika benda tersebut telah didapatkan om lisa pun perlahan menjauhkan ular tersebut walaupun sempat terjadi perlawanan dari ular yang membuat kondisi saat itu sangat mencekam dan menakutkan, setelah ketegangan itu terjadi cukup lama akhirnya ular itu bisa ditaklukkan oleh om lisa, ular tersebut di buang oleh om lisa keluar rumah.
Pada saat itu kondisi lisa sangat-sangat ketakutan, ia menangis sejadi-jadinya, seakan-akan kejadian itu sangat ia takuti dan membekas, ia pun berkata kepada kakak sepupunya bahwa ia tidak ingin lagi ular tersebut masuk kedalam rumah dan lisa sangat takut sehingga ia tidak bisa lagi untuk berbicara karena air mata yang sudah tidak bisa dikontrol, kakak sepupu lisa pun terus menenangkan lisa dan menelpon kedua orang tua lisa dan menceritakan kejadian dirumah, orang tua lisa pun langsung pulang untuk melihat kondisi lisa dan menanyakan kenapa hal itu bisa terjadi, sesampainya orang tua lisa dirumah orang tua lisa langsung mendatangi mereka bedua dan langsung memeluk lisa yang masih menangis, lisa bilang bahwa ia sangat ketakutan ke pada kedua orang tuanya, ibunya pun langsung membawa lisa dan menenangkan lisa di dalam kamar,  ayah lisa pun menanyakan kenapa hal tersebut kepada kakak sepupu dan om lisa, kakak sepupu lisa pun menceritakan kejadian dari awal ia menceritakan ketika ia menjemput lisa, setelah itu sampai di rumah ia berniat untuk mengambilkan makanan dan minuman yang ada didapur, ketika ia pergi kedapur betapa terkejutnya ia melihat ular besar di bawah meja kompor, ia terkejut dan teriak yang membuat lisa turun kebawah, sesampainya lisa didapur lisa terkejut dan langsung menangis ketakutan, ia berkata bahwa ular tadi hampir mematuk kaki mereka.
Jadi seperti itulah cerita lisa yang mengalami kejadian yang membuat ia trauma hingga sekarang, dari cerita lisa saya melihat penyebab dari trauma lisa ialah ketika ia mengalami pengalaman negative seperti ketika kaki lisa hampir di patuk oleh ular, yang membuat lisa nangis tidak berhenti sampai badannya lemas. Selain itu penyebab dari datangnya ular yang ada di rumah lisa bisa jadi karena lokasi rumah lisa yang berdekatan dengan rawa yang ada di belakang dapur lisa hal ini bisa menyebabkan ular masuk kedalam rumah karena menurut berita yang saya bacaular yag bertempat tinggal di rawa akan selalu berpindah jika menurutnya makanan di wilayahnya tersebut sudah habis. Ular bisa mencari rumah baru karena daerahnya sudah tidak aman lagi untuknya, selain itu penyebabnya bisa karena adanya tikus, ular akan masuk kedalam rumah alasannya misalnya seperti adannya tikus didalam rumah, tikus tidak akan ada didalam rumah apabila rumah kita bersih dari barang-barang yang tidak dipakai seperti tumpukkan barang yang ada di bawah meja dan lain-lain.
Selain itu dampak yang timbul dari kejadian tersebut, lisa anak yang usianya masih sangat dini sudah mengalami phobia terhadap ular, phobia ular atau yang bisa disebut Ophidophobia merupakan salah satu bentuk phobia yang banyak dialami oleh manusia hampir diseluruh dunia. Bahkan menurut beberapa sumber phobia jenis ini termasuk kedalam peringkat 10 besar phobia didunia. Selain itu trauma yang dialami lisa membekas di ingatan lisa sampai ia besar, seperti ketika ia melihat ular ia langsung ketakutan dan tiba-tiba sedih karna ingatan itu muncul diingatannya, baik ia liat secara langsung ataupun tidak, seperti melihat di media sosial atau media elektronik dan lainnya, selain itu juga trauma tersebut membuat lisa takut untuk pergi ke dapur dan melihat tempat yang memungkinkan ular tersebut ada seperti tumpukkan barang, tempat yang lembab, dan lain-lain
Cerita ini sangat memberi pelajaran kepada semua orang tentang pentingnya menjaga hal-hal yang tidak diinginkan agar hal tersebut tidak terwujud, adapun solusi yang bisa saya kasih untuk keluarga lisa. Sebaiknya orang tua lisa memperhatikan lagi lingkungan rumah yang bersih seperti memindahkan barang-barang yang tidak di pakai serta menutup jalan masuknya ular kerumah seperti menutup lobang atau selokkan, selain itu solusi untuk orang lain,solusinya sama seperi solusi yang disarankan kepada keluarga lisa atau juga bisa dengan memberi pengharum atau pembersih kamar mandi dibagian pojok pintu atau tempat yang lembab disekitaran rumah. Selain itu pastikan lingkugan bersih seperti bersihkan tumpukan sampah dan cek saluran air juga perlu kalian lakukan dan lain-lain.
Isi dari cerita di atas sesuai dengan teori kebutuhan maslow, seperti  kebutuhan keamanan atau rasa aman, dengan kebutuhan ini kita dapat mengamati atau melakukan pengamatan terhadap bayi dan kanak-kanak, sebeb reaksi terhadap ancaman dan bahaya bagi anak kelihatan jelas karena mereka sama sekali tidak menahan-nahan reaksi ini, sedangkan kanak-kanak akan beraksi secara total, dan seolah-olah mereka dalam bahaya, apabila mereka diganggu, seperti halnya cerita lisa yang trauma akan ular. Selain itu ada kebutuhan akan rasa memiliki dan rasa cinta menurut maslow, cinta menyangkut suatu hubungan sehat dan penuh kasih mesra antara dua orang, termasuk saling percaya. Dalam hubungan yang sejati  tidak akan ada rasa takut, sedangkan berbagai bentuk pertahanan pun akan runtuh. Sering kali cinta menjadi rusak jika salah satu pihak merasa takut kalau kelemahan serta kesalahannya terungkap, seperti cerita lisa yang dimana keluarga harus menjadi tempat cinta dan kasih sayang untuk lisa agar lisa merasa aman dan bisa sembuh dari trauma yang ia alami.


Komentar